Apakah Anda sering mengalami situasi dalam ketakutan secara terus-menerus serta berlebihan yang tidak dapat dijelaskan dengan rasional? Bisa jadi Anda mengalami fobia yang merupakan salah satu jenis gangguan kecemasan.

Gangguan ini bersifat berlebih dan tidak dapat hilang hanya karena perubahan kondisi.  ketika Anda berada pada suatu tempat itu atau menghadapi objek tertentu maka ketakutan itu akan timbul kembali.

Penyebab Phobia

Phobia digolongkan sebagai salah satu gangguan mental karena pada kondisi yang permanen dapat menyebabkan timbulnya penyakit fisik serta efek stres psikologis yang tentu saja akan berdampak buruk pada penderitanya.

Oleh karena itu mereka yang ditengarai menderita gejala ini alangkah lebih baiknya jika segera mengunjungi profesional untuk mendapatkan bantuan. Pasalnya penyakit mental ini dapat mempengaruhi produktivitas para penderitanya sehingga tidak memiliki performa yang baik ketika berkarya di tempat kerja.

Bisa juga dan skala besar mempengaruhi bagaimana caranya berinteraksi dengan orang lain. Sebab penderita akan cenderung menghindari penyebab timbulnya gejala yang mungkin saja ada di sekitar lingkungan sosialnya.

Trauma Terhadap Pengalaman yang Buruk

Trauma terhadap pengalaman buruk sering menjadi pemicu phobia. Sebab, pengalaman tersebut akan membekas serta menimbulkan perasaan yang tidak nyaman. Jika ini tidak disembuhkan, maka pada saat dewasa, bisa jadi orang tersebut menderita phobia. Misalnya pengalaman terjebak di lift berjam-jam, akan mengakibatkan ketakutan berada di ruang sempit.

Faktor Genetik

Penderita dapat mengalami ketakutan terus menerus karena adanya kondisi yang dirasakan oleh orang tua. Misalnya orang tua yang menderita schizophrenia, sehingga pada masa dewasa penderita dapat mengalami phobia terhadap hal-hal yang berhubungan dengan penyakit tersebut.

Lingkungan yang Tidak Mendukung

Biasanya ini terjadi karena keadaan lingkungan yang kemudian menimbulkan trauma tertentu. Antara lain ketidaksukaan dengan lingkungan bertumbuh yang jorok, atau terlalu berisik. Sehingga lama kelamaan akan phobia terhadap suara yang keras atau tempat yang kotor.

Gangguan pada Fungsi Otak

Untuk menentukan apakah penyebab Phobia ini disebabkan oleh karena ganggua pada fungsi otak, maka Anda harus memeriksakan dir ke dokter terlebih dahulu. Sebab,, perubahan fungsi otak akan mempengaruhi kesehatan penderita secara menyeluruh.

Jika ternyata Anda mengalami gejala phobia yang terus-menerus dan pada akhirnya mengganggu kegiatan sehari-hari hingga tidak mendapat menjadi produktif maka saatnya bertemu dengan ahlinya.  Anda dapat mengunjungi dokter umum, psikolog ataupun psikiater. Tenaga profesional ini tentu akan memberikan treatment yang paling sesuai dengan kondisi anda.

Untuk mengetahui berbagai macam fobia serta penanganan yang tepat, maka dapat membaca artikel kesehatan. Tujuannya adalah untuk memperoleh informasi tambahan untuk membantu Anda atau siapapun yang mengalami ketakutan tersebut. Sehingga sesegera mungkin mengunjungi dokter untuk mendapatkan bantuan secara profesional.